Personel BPBD DKI sedot genangan di 53 RT di Jakarta

Jakarta Polri.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengerahkan ratusan personel gabungan untuk menyedot genangan dengan ketinggian 40 sentimeter hingga tiga meter di 53 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur karena luapan Kali Ciliwung.

“Kami mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji di Jakarta, Senin.

BPBD DKI mencatat hingga pukul 06.00 WIB ketinggian banjir atau genangan paling tinggi terjadi di lima RT di Kelurahan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, dengan ketinggian 60 sentimeter (cm) hingga tiga meter.

Kemudian di Kelurahan Balekambang, Jakarta Timur, terdapat dua RT yang terdampak banjir ketinggian 1,6 meter hingga 2,1 meter.

Baca juga: Bendung Katulampa Bogor sempat siaga 1 banjir Jakarta

Selain itu, ada empat RT di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, terdampak banjir ketinggian 80 cm hingga 2 meter.

“Saat ini 53 RT terdampak banjir atau 0,174 persen dari 30.470 RT di Jakarta,” kata mantan Wakil Wali Kota Jakarta Selatan itu.

Hingga pukul 06.00 WIB, selain wilayah tersebut, total wilayah terdampak banjir di Jakarta Selatan ada 20 RT, yakni dua RT di Kelurahan Tanjung Barat dengan tinggi banjir 60 cm hingga 1,2 meter.

Kemudian ada satu RT di Kelurahan Pengadegan dengan ketinggian 1,4 meter, Kelurahan Rawajati sebanyak tiga RT dengan ketinggian 70 cm hingga 1,2 meter.

Selanjutnya di Kelurahan Kebon Baru ada dua RT ketinggian 70 cm dan di Kelurahan Manggarai ada tujuh RT ketinggian 40 cm.

Baca juga: PMI siapkan layanan kesehatan dan pangan untuk warga terdampak banjir

Kemudian di Jakarta Timur total ada 33 RT terkena banjir, yakni di Kelurahan Cililitan ada dua RT terdampak banjir ketinggian 40 cm hingga satu meter.

Selanjutnya di Kelurahan Bidara Cina ada 12 RT dengan ketinggian air 40 cm hingga 1,8 meter dan di Kelurahan Kampung Melayu ada 13 RT dengan ketinggian banjir 40 cm hingga 1,35 meter.

Isnawa menambahkan, meluapnya Kali Ciliwung itu karena curah hujan tinggi menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa Siaga Satu atau Bahaya dan Pos Pantau Depok Siaga Dua atau Siaga pada Minggu (9/10) malam.

BMKG sebelumnya memperkirakan untuk periode 9-15 Oktober 2022, terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang melanda sebagian wilayah DKI Jakarta.

 

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © Polri.co.id 2022

Leave a Comment